Wou…Pengalaman Pertama Terapi Syaraf Terjepit dengan Menunggangi Kuda

Berdasar info dari kakak alumni satu pesantrenku Thawalib Padang Panjang, juga sealmamater di kampus Azhar al-Syarif Cairo Mesir, bahwa menunggang kuda merupakan salah satu cara buat terapi tulang punggung yang bermasalah, walau keluhanku syaraf terjepit seperti diagnosa dokter dan juga orang kesehatan yg bolak balik memberikan fisioterapi padaku, namun menurut kakak kelasku tadi, syaraf terjepit itukan karena tulangnya bermasalah,hingga mengakibatkan syaraf terjepit, kufikir benar juga, mengingat aku jatuh dari lantai atas sampai dilantai bawah melewati bebearapa anak tangga, dan tak dipijat setelah jatuh tersebut, salah satunya karena keterbatasan biaya selama sekolah,juga karena kurangnya pengalaman akan bahaya jatuh tersebut, hingga tulisan ini kubuat, kejadiannya sudah sekitar kurang lebih 24 tahun silam, wajar banyak masalah dipunggungku,termasuk tulang, sesuai hasil ronsen pinggang dan pundakku, kelihatan memang, tulang tulang punggung sebagian merapat,sebagian agak jarak,lebih banyak yang merapat hingga inilah yang membuat syarat terjepit menurut analisa dokter dan ahli kesehatan medis maupun tradisional yang ku temui dalam mencari solusi pengobatan penyakitku.
Aku coba search di google untuk mendapatkan informasi, apa benar menunggang kuda merupakan salah satu terapi untuk tulang punggung yang bermasalah, alhasil aku dapati banyak keluhan yang bisa diterapi dengan emnunggang kuda, diantaranya berkuda melatih hampir semua otot-otot tubuh untuk bergerak, sehingga baik untuk kesehatan sistem peredaran darah (kardiovaskular). Menunggang kuda juga membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi antara bagian-bagian tubuh, sehingga dapat melatih fungsi motorik penunggang kuda tersebut. Langkah-langkah kuda yang berirama membuat penunggang harus menyesuaikan posisi duduknya, sehingga otot panggul dan postural secara aktif akan bekerja, serta memperkuat tulang belakang. Pada kecepatan tinggi, otot paha depan dan otot paha belakang juga akan lebih aktifjuga bisa untuk menyembuhkan berbagai penyakit/masalah. Seperti mental, emosi, fizikal, bahasa, autisme , sindrom down dan masih banyak manfaat menunggangi kuda lainnya

Setelah musyawarah dengan suami, aku memutuskan untuk mencoba terapi masalah syarat terjepit dekat pangkal paha/ tlang ekor, pundak dan pergelangan tanganku dengan menunggangi kuda, karena berbagai alternatif terapi syaraf terjepit ku coba seperti fisioterapi, refleksi, walau lumayan mengurangi gejala yang saya rasakan, namun saya tetap mencoba mencari informasi untuk pengobatan serta pemulihan kembali masalah syaraf yang kualami hingga benar benar pulih,bukan hanya sekedar berkurang rasa sakit saja.
Sebelum memutuskan mencoba terapi menunggangi kuda , saya sudah mencari tempat yang menyediakan jasa menunggangi kuda terdekat. Dengan bantuan om google juga, aku membaca sebuah tulisan di website teman satu angkatan kuliah s2 ku dulu (walau kami beda kosentrasi, dia di ekonmi sementara kosentrasiku hukum Islam), aku menemukan alamat peternakan kuda , dmana disana bisa menunggangi kuda, dan juga latihan memanah, walau di web tsb aku baca kalau hari senin adalah hari libur ditempat peternakan kuda tersebut, namun disela sela kegiatanku, waktu itu aku kepasar mencari daun sirih buat obat gatal gatal untuk orangg tua, kami (saya dan suami) menyempatkan jalan jalan kearah peternakan kuda sesuai instruksi diwebsite tersebut, kami menemukannya dan mampir, benar libur, tapi aku tak kecewa, karena memang sudah tahu sebelumnya, paling tidak, kami sudah tau persis alamatnya, bahkan dapat no kontak yang bisa dihubungi untuk mencari informasi lengkap disana, belum sempat ku konfirmasi lewat no tersebut, selasa jadwal ku mengambil hasil USG jantung/ echo apakku, kami sempatkan lagi mampir kepeternakan tersebut, kami dapatkan informasi dimana disana merupakan peternakan milik AA Gim, dsana juga ada yang datang untuk terapi masalah punggung , awalnya ku fikir aku harus mengambil paket untuk latihan menunggangi kuda, setelah kusampaikan maksudku sama petugas dsana, mereka bertanya,apa pernah menunggang kuda sebelumnya? Jawabku belum pernah, karena itu, disamping penyakit yang aku derita, maka mereka menyarankan untuk mencoba tracking saja dulu, sampai terbiasa, setelahnya nanti baru latihan menunggangi kuda, oke…karena sudah sore,jamnya anakku pulang sekolah,karena saat itu sdah menunjukan jam setengah empat, siuda pulang sekolah jam 4, aku juga harus mampir di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat, kami putuskan untuk mencobanya keesokan harinya saja.
Hari ini Rabu 24 februari 2016, kami kembali ketempat peternakan tersebut untuk mencoba dan memulai terapinya, kami diberikan help khusus untuk penunggang kuda, lalu dipilihkan kuda yang pas, mengingat kondisi penyakitku, ternyata kudanya lagi diberi makan, karena lagi sepi,mereka memberi makan kudanya lebih awal, karena informasi dari mereka sebelumnya jam istirahat kuda jam 12 sampai 13.30 karena waktunya kuda kuda itu makan, kami sampai dsana jam 10.00 , hingga kami m,enunggu sebentar. Selang beberapa menit menunggu kuda yang akan kami naikipun tiba, si Fuan dan Cimani, nama yang dberikan mereka untuk kuda kuda tersebut, aku dipilihkan untuk menunggangi Cimani, Fuan untuk si ayah/suami, deg degan, dsamping kakiku berat untuk menaiki Cimani yang tingginya sekitar 1,5 meter lebih kurang, menungganginya memang ada bantuan tangga, namun untuk menaikan kaki keatasnya lagi aku harus berjuang, terasa berat dan sedikit sakit, karena memang salah satu lokasi syarat terjepinya dipangkal paha,dekat tulang ekor, hingga membuatku agak sulit dan butuh waktu beberapa saat untuk benar2 bisa duduk diatas kuda tersebut, deg degan, sambil berzikir kucoba memenangkan hati, tegang..namun tetap sambil berzikir, setelah beberapa saat kemudian disela zikir,kusempatkan bertanya-tanya kepada petugas yang mendampingi ku.
Terasa panas diarea sakit yang selama ini kurasa, dibagian kedua pundak, dipinggang, dan punggung, tak begiku ku hiraukan memang, karena hatiku masih berdegup kencang, inilah kurasa kenapa katanya menaiki kuda bisa untuk terapi konsentrasi juga, karena jika tidak konsentrasi, bisa jatuh dari punggung cimani yang tinggi tersebut,alih alih mendaptkan pengobatan,malah yang ada sebaliknya, cidera karena punggung cimani yang tinggi tersebut… sebelum sampai dikantor sekaligus akhir penunggangan,gerimis mulai mebasahi bumi,hingga aku juga Cimahi menjadi lembab, setelah turunpun badanku malah semakin gemetar,diatas hanya deg degan, tapi tidak gemetar, dan juga tidak terlalu takut,hanya sedikit cemas, tapi setelah selesai badan malah gemetar, bahkan sewaktu mengetik inipun gemetar itu masih kurasakan, padahal sudah ada 3 jam yang lalu, gemetaran seluruh badan masih berasa sangat, kurasa ini bukanlah karena rasa takutku menunggangi kuda tadi, tapi akibat gerakan dan lenggang lenggok badanku diatas kuda yang juga mengakibatkan tulang tulang ku bergerak berirama mengikuti gerakan kuda tersebut, aku yakini saja, ini barangjkali proses nya, masuk akal memang terapi ini, mengingat irama gerakan kuda membuat tulang punggung kita bergerak teratur,disamping satu keyakinan lainnya, kenapa nabi Mahammad saw mengatakan 3 macam olah raga yang dianjurkan, yaitu berenang memanah dan menunggangi kuda, pasti ada banyak hikmah dari ketiga hal tersebut, mengingat semua cabang olang raga ada hikamhnya, jika tidak ada kelebihan dari 3 hal ini, kenapa ketiga cabang olang raga tadi dianjurkan Raslullah? Semoga ini bisa menjadi solusi kesehatanku, Insya Allah akan saya posting pengalaman hari demi hari selama mengikuti terapi ini.., semoga juga bisa menjadi alternatif bagi pembaca, semoga………….

Comments are closed.